Ilmuwan Ciptakan Virus Baru Lawan COVID-19

Uji coba pada tikus memberikan hasil positif. Pengjuan ke manusia segera dilakukan.

SARS-CoV-2
SARS-CoV-2 illustration (stock image).

Vaksin virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19 belum ditemukan. Peneliti diseluruh dunia mencari cara terbaik menghentikan pandemi COVID-19. Mereka melakukan pendekatan terhadap vaksin virus MERS karena berpeluang besar melawan SARS-CoV-2.

Tim peneliti di American Society of Microbiology mengatakan vaksin virus MERS (Middle East Respiratory Syndrome) adalah kandidat menjanjikan melawan virus SARS-CoV-2. MERS merebak tahun 2012 silam menewaskan 850 dengan tingkat kematian sebesar 30%. Dalam makalah baru peneliti mengungkap pendekatan melawan MERS juga dapat digunakan melawan SARS-CoV-2.

Jurnal Referensi:
  1. Kun Li, Zhuo Li, Christine Wohlford-Lenane, David K. Meyerholz, Rudragouda Channappanavar, Dong An, Stanley Perlman, Paul B. McCray, Biao He. Single-Dose, Intranasal Immunization with Recombinant Parainfluenza Virus 5 Expressing Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) Spike Protein Protects Mice from Fatal MERS-CoV InfectionmBio, 2020; 11 (2) DOI: 10.1128/mBio.00554-20

Indeks Pos